TENTANG KAMI
Mengenal Program SIGMA — gerakan kolaboratif mahasiswa Promahadesa Universitas Jember bersama SMPN 4 Sumberjambe untuk edukasi kesehatan reproduksi dan pencegahan perkawinan anak di Desa Gunungmalang.
Kolaborasi Nyata untuk Remaja Sehat, Berdaya, dan Merdeka Meraih Cita-Cita
Program SIGMA (Sinergi Edukasi dan Pencegahan Perkawinan Anak) lahir dari inisiatif tim Program Mahasiswa Berdesa (Promahadesa) Universitas Jember yang berkolaborasi erat dengan SMP Negeri 4 Sumberjambe, tenaga kesehatan Puskesmas Sumberjambe, dan Pemerintah Desa Gunungmalang. Melalui pendekatan ramah sebaya dan literasi digital, kami menghadirkan ruang aman bagi remaja untuk belajar kesehatan reproduksi, memperoleh pendampingan konseling tanpa stigma, dan terhindar dari risiko perkawinan usia dini.
Inisiator Program
Promahadesa Univ. Jember
Sekolah Mitra
SMPN 4 Sumberjambe
Wilayah Pengabdian
Desa Gunungmalang, Jember
Visi Utama
Mewujudkan generasi remaja di Desa Gunungmalang yang cerdas literasi kesehatan reproduksi, memiliki ketahanan mental, serta berdaya untuk menyelesaikan pendidikan dan meraih masa depan tanpa bayang-bayang perkawinan usia anak.
Misi Program
- Edukasi Terbuka: Menyediakan repositori ilmiah (Repropedia) yang mudah diakses dan dipahami remaja.
- Konseling Sebaya: Membina Kader GARUDA sebagai pendengar ramah dan tepercaya tanpa penghakiman.
- Rujukan Resmi: Memfasilitasi koordinasi cepat antara siswa, Guru BK, dan Unit Medis Puskesmas.
- Advokasi Komunitas: Meningkatkan kesadaran wali murid dan masyarakat tentang bahaya perkawinan anak.
Tiga Pilar Solutif SIGMA
Pendekatan terpadu dari edukasi, ruang bercerita, hingga penanganan rujukan formal.
1. Literasi Repropedia
Modul digital, infografis, video, dan mini kuis interaktif seputar pubertas, batasan fisik, serta aturan hukum perlindungan anak.
2. Kader Sebaya GARUDA
Teman sebaya terlatih di SMPN 4 Sumberjambe yang siap mendengar keluhan, menjaga privasi, dan memberikan pertolongan pertama emosional.
3. Rujukan Terintegrasi
Jalur penanganan resmi dan aman menuju Guru BK sekolah serta tenaga medis Puskesmas Sumberjambe jika memerlukan tindakan lanjutan.
Penerima Manfaat Program
Membangun perlindungan menyeluruh dari tingkat siswa, lingkungan keluarga, hingga sekolah.
Siswa Remaja
Memperoleh pemahaman pubertas yang benar, kesadaran menjaga batas tubuh (consent), serta akses konseling sebaya yang nyaman tanpa rasa malu.
Orang Tua & Wali Murid
Mendapatkan pemahaman pola asuh suportif, kesadaran regulasi batas usia nikah (UU No. 16/2019), serta pencegahan risiko stunting pada anak.
Guru BK & Komunitas Desa
Penguatan sistem deteksi dini anak rentan putus sekolah, mediasi konseling resmi, dan koordinasi berkelanjutan bersama perangkat desa.
Empati Tanpa Stigma
Mendengarkan keluhan tanpa prasangka dan tanpa menghakimi.
Privasi Terjaga
Kerahasiaan identitas dan sesi cerita siswa dijamin penuh.
Kolaboratif
Menyatukan peran mahasiswa, sekolah, faskes, dan desa.
Berbasis Sains
Materi sesuai standar medis resmi dan hukum perlindungan anak.